Aku sadar aku bukanlah seseorang yang spesial bagimu, bukanlah seseorang yang penting dalam hidupmu, akupun bukanlah seseorang yang pertama kali kau ingat ketika matamu terbuka setelah menjelajah dunia mimpi, aku mengerti bagaimana "kedudukanku" bagimu (khususnya hatimu). NAMUN, lain denganku. Bagiku kamu adalah salah satu orang yang penting bagi hidupku, orang spesial yang memiliki tempat yang jauh dan sukar untuk dijamah orang (hatiku).Aku mengingatmu semenjak aku membuka mata hingga akhirnya terpejam untuk menyempatkan mengunjungi taman alam sadarku, dan semua ituu harusnya memberikanmu penjelasan tentang kedudukanmu bagikku.
Aku.. ya aku yang selalu kau "lupakan" saat engkau sedang asyik bercengkrama dengan duniamu, dan kau hadir menemuiku saat engkau mulai jenuh dengan duniamu dan aku pun sudah mulai terbiasa dengan seperti ini. Aku yang selalu berusaha mengerti keadaanmu dan hidupmu, namun kau tak sedikit pun melirik arti dari semua yang aku lakukan terhadapmu. Yang aku lakukan hanya untuk menunjukan arti hadirmu untukku. Dalam setiap kata yang kulontarkan selalu kuselipkan kata "aku membutuhkanmu" namun mungkin kau tidak sadar atau tak peduli, tapi ketahuilah aku hanya membutuhkan satu waktu yang disisi olehmu dan aku hanya itu. Apakah aku bisa mendapatkannya? rasanya sukar, waktumu terlalu penuh dengan "kehidupanmu yang tanpa diriku" dan aku SELALU mengalah untuk itu karena aku hanya mencoba untuk mengerti keadaanmu meskipun sesak yang kian pekat memeluk relungku. Sadarlah.. tentang semua yang kutulis itu adalah tentangmu.
Mungkin pendeskripsian yang tepat untukku adalah "BAN SEREP", yaa.. ban serep yang dicari ketika ban inti sedang tidak bisa menemani setiap perjalananmu. Meskipun kenyataannya begini aku rela, aku rela dengan satu alasan yang cukup kuat membuatku bertahan pada kondisi seperti ini. Karena kamu adalah orang "spesial" bagiku karena apa? karena kau sudah mampu membuatku nyaman walaupun hanya dalam kata kata. tahukah kamu? "orangspesial" bagiku jauh lebih berharga dari seorang yang di namakan "kekasih" maka aku hanya memintamu akan satu hal "mengertilah" terhadapku, terhadap seseorang ban serepmu. :')
Aku.. ya aku yang selalu kau "lupakan" saat engkau sedang asyik bercengkrama dengan duniamu, dan kau hadir menemuiku saat engkau mulai jenuh dengan duniamu dan aku pun sudah mulai terbiasa dengan seperti ini. Aku yang selalu berusaha mengerti keadaanmu dan hidupmu, namun kau tak sedikit pun melirik arti dari semua yang aku lakukan terhadapmu. Yang aku lakukan hanya untuk menunjukan arti hadirmu untukku. Dalam setiap kata yang kulontarkan selalu kuselipkan kata "aku membutuhkanmu" namun mungkin kau tidak sadar atau tak peduli, tapi ketahuilah aku hanya membutuhkan satu waktu yang disisi olehmu dan aku hanya itu. Apakah aku bisa mendapatkannya? rasanya sukar, waktumu terlalu penuh dengan "kehidupanmu yang tanpa diriku" dan aku SELALU mengalah untuk itu karena aku hanya mencoba untuk mengerti keadaanmu meskipun sesak yang kian pekat memeluk relungku. Sadarlah.. tentang semua yang kutulis itu adalah tentangmu.
Mungkin pendeskripsian yang tepat untukku adalah "BAN SEREP", yaa.. ban serep yang dicari ketika ban inti sedang tidak bisa menemani setiap perjalananmu. Meskipun kenyataannya begini aku rela, aku rela dengan satu alasan yang cukup kuat membuatku bertahan pada kondisi seperti ini. Karena kamu adalah orang "spesial" bagiku karena apa? karena kau sudah mampu membuatku nyaman walaupun hanya dalam kata kata. tahukah kamu? "orangspesial" bagiku jauh lebih berharga dari seorang yang di namakan "kekasih" maka aku hanya memintamu akan satu hal "mengertilah" terhadapku, terhadap seseorang ban serepmu. :')
Sedih...sama apa yang aku rasasakan
BalasHapus