Kamis, 04 April 2013

Hari Itu

Sebelumnya aku telah terlebih dulu mengetahui bahwa hari itu akan tiba, mengapa? karena langkah pertama yang kau ambil telah terbaca olehku. ingin rasanya aku mencegah hari itu, namun.. apalah dayaku, siapa aku? aku tak berhak dan tak mampu mencegah hari itu.
Hari itu... yaa hari itu adalah hari yang hadir dalam mimpi burukku selama ini, mimpi mengenai hari kelam dalam hidupku. Hari dimana aku kehilangan segalanya, cahaya, semangat, senyum, warna, harapan, mimpi yang telah dirangkai oleh dua insan, cinta dan Dirimu!
Mengetahui hari itu akan datang bukanlah hal yang menyenangkan bagiku, bersikap biasa? ingin rasanya. mampu? MASIH kucoba.
Mengetahui hari itu telah tiba, tahu apa yang aku rasakan? kau mungkin takan pernah tahu dan tak pernah mengerti. Mengapa? karena engkau tidak pernah merasakan apa yang kurasakan dan bagaimana menjadi diriku! TIDAK KURANG dari belati yang dengan mulus mmenggeliat disetiap lembar hatiku. Hasilnya? jangan tanyakan! sudah PASTI SOBEK menjadi lembaran sobekan kecil yang MEMILUKAN!
Semenjak hari itu tiba, pernahkah kau melihatku tersenyum bahagia? TIDAK! sekali pun aku tak merasakan dan melakukannya! INGIN! yaaa teramat ingin kumerasakan kebahagiaan kembali, NAMUN bagaimana bisa aku tersenyum bahagia jika alasanku untuk melakukannya sudah TIDAK ADA!
KUTEMUKAN kau telah bersama DIA, Dia yang kini menggantikan posisiku dihatimu "DULU" dan kini SIAPA aku? aku hanya siluet masa lalumu yang telah KAU tinggalkan untuk mengejar fatamorgana dihadapanmu. Fatamorgana "palsu" yang mengalihkanmu dariku dengan muslihat yang Dia miliki. Dia miliki untuk mendapatkanmu yang kini telah peRgi menjauh dari sisiku yang kini telAh kosong dan hampa dengan semua keJanggalan yang tersisa ditiap sobekan kecil hAtiku yang Tersisa.
Boneka yang menjadi saksi setiap tetes air mata yang mengalir pada pipiku, yang kukeluarkan untukmu terhadap HARI ITU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar